Rencana Kemhan: Pabrik Munisi Pindad akan Dibangun di Pulau-pulau Besar

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI sebagai pembuat kebijakan dan pembina utama ekosistem industri pertahanan nasional, berencana membangun pabrik munisi di pulau-pulau besar di Indonesia.
Pabrik munisi itu bekerja sama dengan PT Pindad (Persero), perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus memproduksi senjata dan munisi.
Baca Juga: 23 Prajurit TNI di Papua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
“Ke depan, fasilitas produksi munisi PT Pindad direncanakan dibangun di pulau-pulau besar lainnya agar dukungan logistik pertahanan tidak terpusat pada satu wilayah saja,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan pers, Senin (6/7).
Terbaru, pemerintah melalui Kemhan RI melaksanakan groundbreaking pembangunan pabrik munisi PT Pindad di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu (4/7).
“Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Papua Selatan. Untuk (pabrik) di Batulicin, berdasarkan informasi proyek, kawasan yang disiapkan sekitar lebih kurang 30 hektare,” kata Rico.
Baca Juga: Dua Prajurit Pasukan Katak Raih Juara dalam Ajang Kauje Run 2026
Secara strategis, lanjut Rico, pembangunan pabrik munisi tersebut bertujuan memperkuat kapasitas produksi munisi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri, serta meningkatkan kesiapan dukungan logistik pertahanan Indonesia.
“Program ini juga selaras dengan strategi pertahanan pulau-pulau besar dan gugusan pulau strategis lainnya,” tutur Rico.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































