HANKAM

Rekualifikasi Bonanza, Wadan Puspenerbal Kenang Sejarah 'Rajawali Laut Flight' TNI AL

Wadan Puspenerbal
Wadan Puspenerbal Laksamana Pertama Catur Nur Ardiantoro, melaksanakan rekualifikasi penerbangan dengan Beechcraft G-36 Bonanza, di atas Selat Madura, Kamis (4/9). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Wakil Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Wadan Puspenerbal) Laksamana Pertama Catur Nur Ardiantoro, melaksanakan rekualifikasi dengan pesawat latih Beechcraft G-36 Bonanza di atas Selat Madura, Kamis (4/9).

Penerbangan formasi yang dijuluki 'Rajawali Laut Flight' ini melibatkan dua pesawat Bonanza. Catur terbang bersama Komandan Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal Mayor Laut (P) Bani Safangat.

Baca Juga: KRI Bima Suci Masuki Etape Kelima Pelayaran Kartika Jala Krida 2025 di Brunei

Sedangkan di pesawat Bonanza lainnya, hadir Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksamana Pertama Wisnu Agung, didampingi oleh Mayor Laut (P) Wisnu Akbar.

Menurut Bani, kegiatan penerbangan selama 55 menit ini bukan sekadar rekualifikasi, tetapi juga momen berharga untuk mengenang "kilas balik" formasi Rajawali Laut Flight.

"Ini menjadi momen berharga bagi kami. Terbang bersama seorang senior seperti Wadan Puspenerbal, yang juga merupakan sosok di balik Harmony Flight, cikal bakal Rajawali Laut Flight, memberikan pengalaman dan pelajaran yang luar biasa," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Sabtu (6/9).

Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menyambut baik kegiatan rekualifikasi yang dinilai sangat penting untuk menjaga standar kemampuan terbang.

Baca Juga: Pesawat Hawk Uji Coba Smoke Trail Merah Putih Jelang Demo Udara HUT ke-80 TNI

"Kehadiran Wadan Puspenerbal dalam latihan ini tidak hanya menunjukkan komitmennya, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi seluruh penerbang di Puspenerbal untuk terus mengasah kemampuan dan profesionalisme," kata Adam.

Latihan rekualifikasi ini kembali menegaskan Puspenerbal selalu menjaga kesiapan para penerbangnya, dari level tertinggi hingga paling muda, untuk selalu siap dalam setiap tugas yang diemban. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.