Ratusan Siswa Ikuti Pendidikan Setukba TNI AU A-44 di Skadron Pendidikan 402

Jakarta, IDM - Sebanyak 195 siswa mengikuti pendidikan Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-44 selama tiga bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Lanud Adi Soemarmo, Solo.
Pendidikan Setukba A-44 dibuka secara resmi oleh Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Ridha Hermawan dalam upacara militer yang dilaksanakan di Lapangan Dirgantara pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Kronologi TNI AL Gagalkan Penyelundupan 70 Kg Narkoba di Bakauheni
Mengawali amanatnya, Ridha mengapresiasi serta mengucapkan selamat kepada ratusan siswa yang telah berhasil memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tersebut.

Pendidikan Setukba merupakan salah satu langkah strategis serta upaya TNI AU dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berjiwa ksatria, militan, loyal, serta profesional.
Baca Juga: Kembangkan Kognitif Anak, Pusat Psikologi TNI Gelar Bakti Sosial di Serang
Melalui Setukba, para siswa yang merupakan Tamtama itu juga akan 2dididik agar mereka memiliki mental dan sikap sebagai seorang Bintara yang mumpuni serta mampu menjawab tantangan tugas di masa depan.
“Di lembaga pendidikan ini, para siswa akan digembleng, baik dalam sikap, kepribadian, kesemaptaan jasmani, serta pelajaran teori dan praktek, yang sesuai dengan program pendidikan yang telah disiapkan oleh lembaga,” kata Ridha dilansir dari laman resmi TNI AU, Selasa (12/3). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































