HANKAM

Ratusan Siswa Dilantik jadi Prajurit Zeni TNI AD, Resmi Terima Baret Kehormatan

Dikjurbazi dan Dikjurtazi
Upacara pembaretan ratusan siswa Kejuruan Bintara Zeni (Dikjurbazi) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Zeni (Dikjurtazi) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. (Foto: Dok. Penpusziad)

Jakarta, IDM – Ratusan siswa yang terdiri dari Pendidikan Kejuruan Bintara Zeni (Dikjurbazi) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Zeni (Dikjurtazi) Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik dan menerima tradisi pembaretan.

​Upacara pelantikan dan pembaretan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Kapusziad), Mayjen TNI Budi Hariswanto, di Daerah Latihan Ciampea, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Prajurit Resimen Arhanud 3 Pasgat Tingkatkan Kemampuan Tembak Tempur Malam

​Dilansir dari keterangan resmi Penerangan Pusziad (Penpusziad), Sabtu (20/6), Budi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter. Selain itu, tradisi ini bertujuan menanamkan jiwa korsa serta memperkuat identitas kecabangan bagi para siswa di lingkungan Korps Zeni TNI AD.

​Sebelum upacara puncak dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan aksi hiking menyusuri area latihan. Agenda ini bertujuan untuk memperkenalkan medan latihan yang akan menjadi sarana pembentukan kemampuan, ketahanan fisik, sekaligus kesiapan mental para siswa.

​Suasana khidmat menyelimuti prosesi pembaretan yang menjadi puncak acara. Tradisi ini bukan sekadar penyematan baret sebagai atribut kehormatan, melainkan simbol loyalitas, disiplin, kebanggaan korps, serta kesiapan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit Zeni TNI AD.

​"Pembaretan juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan para siswa untuk menjadi prajurit yang profesional, tangguh, adaptif, dan siap mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat di berbagai medan penugasan," ujar Budi.

Baca Juga: Mengabdi dengan Aksi: TNI Renovasi Sekolah Rusak di Pedalaman Papua

​Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon. Penanaman dipimpin langsung oleh Kapusziad dengan didampingi Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Pusziad PG Mabesad, Ir Pusziad, Dircab Pusziad, serta Danpusdikzi.

​Aksi penanaman pohon ini menjadi simbol harapan akan tumbuhnya generasi baru Korps Zeni yang berkarakter kuat, memiliki semangat pengabdian tinggi, serta tetap peduli terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari bakti kepada bangsa dan negara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.