HANKAM

Ratusan Prasis Semata PK TNI AU A-87 Berlatih Cara Bertahan Hidup dalam Latihan Berganda

Prasis Semata PK A-87 TNI AU
Aksi para Prasis Semata PK A-87 TNI AU saat mempraktikkan materi survival dalam Latihan Berganda. (Foto: Dok. Instagram @lanudadisoemarmo)

Jakarta, IDM – Sebanyak 624 prajurit siswa (Prasis) Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karier (Semata PK) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-87 berlatih cara bertahan hidup (survival) dalam Latihan Berganda (Latganda) yang digelar di Telaga Cicikan Desa Jaten, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Selama berlatih dengan materi survival, mereka dituntut untuk mampu bertahan hidup dalam kondisi tertentu dan mengkonsumsi makanan atau minuman yang tersedia di alam sekitar.

Baca Juga: KSAU dan Delegasi TNI AU Kunjungi Baykar Technology, Eksplorasi Teknologi Drone Canggih Asal Turki

“Tujuan dari latihan survival adalah memberi pengetahuan serta pedoman bagi para prajurit, baik secara perorangan maupun satuan, tentang cara-cara bertahan hidup di daerah tropis agar mereka dapat selalu siap saat dihadapkan pada keadaan darurat di medan yang sesungguhnya,” tulis Penerangan Lanud Adi Soemarmo dikutip Selasa (2/7).

Adapun sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam materi survival ini meliputi cara pembuatan perlindungan dari panas dan hujan; pengenalan tumbuh-tumbuhan serta binatang yang dapat dimakan; serta pembuatan jerat dan pikat untuk binatang.

Selanjutnya, mereka akan melanjutkan latihan dengan kegiatan caraka malam, di mana ratusan Prasis harus menempuh perjalanan yang berjarak 1,5 kilometer dengan rute Telaga Cicikan – Desa Jaten Pacitan Jawa Timur.

Baca Juga: Koarmada I Tunggu Penempatan OPV dari Italia Oktober 2024 untuk Laut Natuna

Secara umum, Latihan Berganda ini dilaksanakan selama sepuluh hari sejak 24 Juni hingga 3 Juli 2024 di bawah pimpinan Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat). Sementara itu, Komandan Skadik 403 Letkol Kes Bakti Joko S bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat).

Selain mempraktikkan materi survival, para Prasis juga berlatih materi lainnya seperti Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK) dan baca peta; praktek turun tebing dan titian dua tali; infiltration course (IC); dan penghadangan untuk merebut logistik lawan dalam Latihan Berganda. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.