HANKAM

Ratusan Prajurit Motuliato Tiba di Papua, Siap Jaga Bumi Cendrawasih

Satgas Pamtas
Ratusan prajurit dari Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/Motuliato (MTL) tiba di Papua. (Foto: Instagram @prajavirabraja173)

Jakarta, IDM - Ratusan prajurit dari Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/Motuliato (MTL) tiba di Papua dan siap menjaga bumi Cendrawasih. Pasukan ini diterima langsung Komandan Resor Militer 173/PVB, Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih Provinsi Papua, Selasa, (9/7/2024).

Prajurit Motuliato ini akan menggantikan tugas Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 115/ML di wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga: TNI Terjunkan Prajurit Evakuasi Korban Longsor di Gorontalo

Dalam amanat tertulis Pangdam XVII/Cenderawasih yang di bacakan oleh Danrem 173/PVB menyampaikan ucapan selamat datang dan diharapkan segera beradaptasi dan pelajari tugas agar dapat melaksanakan tugas secara profesional, proporsional dan terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.

“Gunakan waktu yang ada untuk mempelajari protap dan ketentuan yang berlaku sekaligus memperdalam materi yang telah diterima selama latihan pratugas, laksanakan pengecekan lanjutan terhadap kesiapan pesonel dan materiil agar pelaksanaan tugas nantinya dapat berjalan dengan aman dan lancar," kata Pangdam Cendrawasih seperti dikutip keterangannya, Rabu, (10/7).

Lebih lanjut kata Pangdam kepada seluruh personel Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/MTL agar seluruh prajurit selalu menjaga kesehatan dan keselamatan diri dalam melaksanakan tugas.

Baca Juga: KSAU Apresiasi Kemampuan Personel TNI AU dalam Latihan Matra Udara II Sikatan Daya 2024

"Kesehatan dan keselamatan kalian adalah yang utama. Pastikan setiap langkah yang diambil telah dipertimbangkan dengan matang demi keamanan kalian dan rekan-rekan seluruh prajurit. Jangan pernah lengah dan selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa timbul dan terjadi di lapangan," kata Pangdam Cendrawasih.

Dengan diterimanya Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/MTL kali ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata dan positif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sehingga semua program pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan akan dapat berjalan dengan aman dan lancar. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.