Ratusan Prajurit Kopassus Diterjunkan Bantu Penanganan Gempa Cianjur

Jakarta, IDM - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menerjunkan ratusan prajuritnya bantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat.
Pelepasan pasukan ini dipimpin langsung Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Deddy Suryadi di Markas Grup 3 Kopassus, Cijantung, Jakarta.
"Nantinya pasukan ini dipimpin Dansatgas Kopassus Mayor Inf Reza Saputra. Ini hari kedua Kopassus menerjunkan prajurit, sekarang tambahan pasukan yaitu 203 prajurit," ujar Kepala Penerangan Kopassus Letkol Inf Marlon Silalahi dalam keterangan resminya, Selasa.

Nantinya pasukan tambahan ini akan langsung menuju titik Posko Bantuan di Cugenang, dan mendirikan 1 Posko Satgas, 4 Dapur Lapangan dan 4 SST Evakuasi.
Baca: TNI AU Kerahkan Personel Bantu Korban Gempa Cianjur
"Satgas Penanganan Bencana Gempa Cianjur, membawa perlengkapan dan peralatan berupa bahan makanan, alat dapur lapangan, tenda, alat komunikasi, alat kesehatan dan tiga Ambulans," jelas Marlon. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































