TNI AU Kerahkan Personel Bantu Korban Gempa Cianjur

Jakarta, IDM - TNI AU terus bergerak cepat merespons bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Setelah melakukan pantauan udara, matra udara melanjutkan kegiatan penanggulangan korban terdampak di darat.
Sejumlah personel pangkalan udara (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung dikerahkan ke lokasi gempa. Para personel dikerahkan ke beberapa titik dengan kondisi terdampak gempa terparah, yakni Kampung Cicadas, Kampung Kedung Girang, Kampung Baros dan Kampung Cibeureum Cianjur.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, berbagai kebutuhan dasar yang diperlukan pengungsi telah disalurkan oleh personel TNI AU. Beberapa kebutuhan tersebut meliputi makanan siap saji, selimut, alas tidur, baby kit, air minum, obat-obatan, bahan bakar genset dan terpal.

"Tidak hanya menyalurkan kebutuhan dasar, tim kesehatan TNI AU dari Rumkit Salamun Bandung juga diterjunkan ke lokasi pengungsi. Dokter dan tenaga kesehatan telah memberikan layanan kesehatan kepada para pengungsi yang memerlukan pertolongan," demikian tertera dalam keterangan resmi Dispenau, dikutip Selasa (22/11).
Baca: Kodiklatal Gelar Penataran Sistem Latihan TNI 2022
Selain itu, pelayanan kesehatan juga dilakukan secara proaktif. Tenaga kesehatan dari TNI AU mendatangi korban dari rumah ke rumah. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































