HANKAM

Ratusan Prajurit Kapal Perang TNI AL Berkumpul di Pondok Dayung, Ini Sebabnya

Kadisbintalal Laksma TNI Harun Arrasyid
Kadisbintalal Laksma TNI Harun Arrasyid memberi pembekalan mental kepada ratusan awak kapal perang di Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (4/8). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – TNI AL memberi pembekalan mental bagi para prajurit kapal perang. Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) mengumpulkan 110 awak KRI untuk mengikuti pelatihan tradisi kejuangan di Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (4/8).

Pelatihan dua hari ini diikuti para perwira pertama, bintara, hingga tamtama dari berbagai unsur kapal tempur. Para peserta merupakan perwakilan dari Satuan Kapal Eskorta, Satuan Kapal Amfibi, serta Satuan Kapal Bantu yang tengah bersandar di dermaga Pondok Dayung.

Baca Juga: AD Kamboja Kunjungi Batalion Arhanud 10, Perkuat Pertahanan Udara ASEAN

Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksma TNI Harun Arrasyid membuka langsung agenda tersebut. Harun menegaskan, nilai kejuangan menjadi fondasi utama bagi prajurit saat menghadapi dinamika penugasan di laut lepas.

"Tradisi kejuangan bukan sekadar seremoni, melainkan warisan nilai dan semangat para pendahulu yang harus terus dihidupi oleh setiap prajurit TNI AL," ujar Harun, dikutip dari laman TNI AL, Rabu (5/8).

Harun menjelaskan, personel kapal perang menghadapi tantangan operasional yang sangat kompleks, mulai dari keterbatasan ruang gerak, cuaca ekstrem, hingga tuntutan kesiapsiagaan tempur setiap saat. Pengabdian di atas kapal perang membawa tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Baca Juga: Dua Batalion Tempur Papua Beralih ke Kostrad, TNI AD Genjot Kesiapan Pasukan Hadapi Misi Strategis

"Prajurit yang bertugas di kapal perang menghadapi tantangan operasional tidak ringan. Karena itu, selain kemampuan teknis, prajurit harus memiliki mental yang tangguh, jiwa korsa yang kuat, serta kebanggaan terhadap korps," tegas Harun.

Demi membangun ketahanan mental dan kerja sama tim (teamwork), panitia membagi kegiatan dalam dua tahapan. Para peserta menerima materi teori kepemimpinan, lalu menjalani latihan ketangkasan luar ruangan (outbound).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.