Dua Batalion Tempur Papua Beralih ke Kostrad, TNI AD Genjot Kesiapan Pasukan Hadapi Misi Strategis

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat pembinaan satuan tempur.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, melaksanakan alih Komando Pengendalian (Kodal) Yonif 753/Arga Vira Tama (AVT) dan Yonif 756/Wimane Sili (WMS) kepada Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).
Prosesi alih Kodal tersebut berlangsung dalam rangkaian upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpuspomad dan Dansecapaad yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta.
Baca Juga: TNI AU Gelar Latihan Proficient Dynamic Aerobatic EC120B Colibri
Langkah tersebut menjadi tonggak baru dalam pembinaan organisasi TNI AD, khususnya dalam memperkuat struktur komando satuan tempur di bawah Kostrad yang selama ini menjadi tulang punggung kekuatan strategis Angkatan Darat.
Alih Kodal dilakukan bersamaan dengan regenerasi kepemimpinan sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI AD.
Pangdam XVII/Cenderawasih hadir bersama para pejabat utama TNI AD, para Panglima Komando Utama, Kepala Badan Pelaksana Pusat, hingga jajaran Persit Kartika Chandra Kirana dalam prosesi yang dipimpin langsung Kasad tersebut.
Peralihan komando operasional Yonif 753/AVT dan Yonif 756/WMS dari Kodam XVII/Cenderawasih kepada Kostrad diyakini akan meningkatkan efektivitas pembinaan, kesiapan tempur, serta fleksibilitas pengerahan pasukan dalam menghadapi berbagai spektrum penugasan, baik operasi militer perang maupun operasi selain perang.
"Alih Kodal Yonif 753/AVT dan Yonif 756/WMS ke Kostrad merupakan bagian dari penguatan tata kelola organisasi TNI AD untuk meningkatkan kesiapan operasional, profesionalisme prajurit, dan efektivitas pelaksanaan tugas,” ungkap Kodam Cendrawasih.
Baca Juga: Kemhan Susun Program Layanan Kesehatan Rutin dan Bedah Rumah bagi Veteran RI
Selain agenda alih Kodal, Kasad juga memimpin serah terima jabatan Danpuspomad dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permata kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar, serta Dansecapaad dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sebelum ditutup dengan acara ramah tamah sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru.
Dengan bergabungnya Yonif 753/AVT dan Yonif 756/WMS ke dalam pembinaan Kostrad, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus melakukan modernisasi organisasi dan memperkuat kesiapan kekuatan darat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































