Rampungkan Pelatihan, 6 Personel Lanud El Tari Dapat Brevet Pilot Paramotor

Jakarta, IDM - Sebanyak enam personel Lanud El Tari Kupang berhasil mendapat Brevet Pilot Paramotor usai merampungkan pelatihan pilot paramotor yang dilaksanakan di Detasemen Gorda Serang, Banten beberapa waktu lalu.
Dikutip dari keterangan Penerangan Lanud El Tari di keterangan foto instagram @lanud_el_tari, Sabtu (24/2), brevet tersebut disematkan langsung oleh Komandan Lanud El Tari, Marsma TNI Djoko Hadipurwanto di shelter Sukhoi Lanud El Tari, Kupang, Kamis (22/2).
Baca Juga: Apresiasi Ratusan Prajurit dan ASN Mabes TNI, Panglima Agus Beri Kesempatan Umrah
Dalam amanatnya, Djoko mengungkap, perolehan brevet tersebut menjadi bukti bahwa para personel Lanud El Tari, sebagai bagian dari insan dirgantara, juga harus memiliki keterampilan lainnya, tidak hanya di bidang militer. “Keterampilan ini juga bisa kita manfaatkan di dunia pariwisata,” kata dia.

Lebih lanjut, Danlanud El Tari mengatakan, brevet yang telah diraih oleh keenam personelnya telah menjadi sebuah kebanggaan dan diharapkan, mereka senantiasa meningkatkan kemampuannya hingga menjadi instruktur paramotor.
“Kita akan terus kembangkan dan saya harap salah satu dari mereka menjadi instruktur paramotor. Ini menjadi potensi yang baik, karena PON tahun 2028 yang akan dilaksanakan di NTT menjadi tempat (perlombaan untuk) paramotor dan paralayang,” sambungnya.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda-367 Jalani Hari Ketiga Harbour Phase Latma Milan 2024
Seraya menunggu pelaksanaan PON yang masih akan terlaksana dalam kurun waktu empat tahun mendatang, Puspotdirga Lanud EL Tari masih memiliki banyak waktu untuk merekrut serta mengasah kemampuan para atlet dan para personel, khususnya mereka yang merupakan putra daerah asli NTT, untuk sama-sama menorehkan prestasi untuk daerah tercinta.
“Masih ada waktu untuk mengasah skill. Kita rekrut kembali para atlet dan personel, diutamakan putra daerah, yang akan membawa nama NTT dengan rasa kebanggaan dan daya juang yang tinggi. Kita torehkan sejarah yang baik, untuk pribadi, bagi Lanud El Tari dan daerah NTT”, pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































