Rampungkan Dikkualsus Komando A-48, 457 Prajurit Siap Perkokoh Kekuatan Kopasgat

Jakarta, IDM – Sebanyak 457 prajurit berhasil merampungkan Pendidikan Kualifikasi Khusus (Dikkualsus) Komando Angkatan ke-48 Tahun Anggaran 2025 yang ditempuh selama lima bulan di Skadron Pendidikan 802 Wingdik 800/Pasgat.
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Senin (21/7) merinci, ratuan lulusan itu terdiri dari sembilan perwira, 42 bintara, serta 406 tamtama. Adapun predikat lulusan terbaik diraih oleh Letda Pas Andi Muh Al Ikhtisar.
Baca Juga: TNI AL Gelar Pembinaan Ketahanan Wilayah Bahari, Beri Edukasi Masyarakat Pesisir Kupang
Beragam materi yang mereka peroleh selama menjalani pendidikan meliputi latihan fisik, taktik pertempuran, navigasi darat, survival, hingga latihan lintas medan yang menuntut ketahanan fisik serta mental tinggi.
Setelah seluruh rangkaian pendidikan usai, kegiatan ditutup secara resmi melalui upacara penutupan pendidikan yang digelar di Pantai Santolo, Pameungpeuk, Garut, Sabtu (19/7).

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Wadan Kodiklatau) Marsda TNI Tyas Nur Adi, mewakili Dankodiklatau.
Dalam sambutan tertulisnya, Dankodiklatau menyoroti pentingnya pendidikan komando dalam membentuk sosok prajurit Kopasgat yang tangguh, disiplin, serta memiliki karakter kuat, berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Baca Juga: Kopasgat dan Australian Defence Force Latihan Serangan Udara dalam Talisman Sabre 2025
“Pendidikan ini sekaligus menjadi pondasi pembinaan prajurit dalam menjawab tantangan tugas operasi ke depan dan tahapan penting dalam membentuk prajurit-prajurit Kopasgat yang militan serta profesional,” ungkap Dankodiklatau.
Ia juga berpesan agar para lulusan dapat terus menjaga loyalitas, meningkatkan kemampuan, dan menjadi prajurit yang bersahaja serta dicintai masyarakat, di mana pun mereka bertugas. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































