Puspenerbal Siapkan Materi Pembekalan Brevet Penerbang untuk Taruna AAL

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menyiapkan sejumlah materi menjelang pembekalan brevet penerbang yang akan diikuti oleh para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat IV angkatan ke-70.
Persiapan materi brevet penerbang tersebut dibahas oleh Komandan Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Juanda Mayor Laut (P) Bani Sapangat kepada Komandan Puspenerbal Laksamana Muda Sisya i Jaffar, dalam rapat paparan di Juanda, Sidoarjo, Kamis (27/2).
Baca Juga: TNI AU dan US AFSOC Bakal Gelar Latma JCET Teak Iron 2025: Tingkatkan Kapabilitas Tempur
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, mengungkapkan pembekalan brevet penerbang bertujuan memberikan gambaran, informasi dan masukan berharga kepada taruna tingkat IV.
"Pembekalan kepada para taruna tingkat IV sebagai calon perwira remaja (agar mempelajari) tentang perkembangan dan dinamika profesi brevet di TNI AL," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Jumat (28/2).
Baca Juga: Pascabentrok TNI-Polri Wilayah Tarakan Gelar Patroli Gabungan
Adapun pembekalan brevet yang diberikan menjelang wisuda ini, tak hanya dari penerbangan. Para taruna AAL tingkat IV juga mengikuti pembekalan brevet lainnya, terdiri dari kapal selam, penyelaman bawah hingga Komando Pasukan Katak (Kopaska) sebagai pedoman dan informasi penting dalam meniti karier sebagai perwira. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































