Puspenerbal Lakukan Penyegaran Crew Resource Management Awak Pesud Penerbangan

Jakarta, IDM - Direktur Operasi (Dirops) Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Kolonel Laut (P) M Tohir, memimpin acara pembukaan penyegaran Crew Resource Management awak pesawat udara (pesud) penerbangan TNI AL di Lanudal Juanda, Senin (6/3).
Mengutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Selasa (7/3), acara tersebut bertujuan agar nantinya pengawak pesud dapat meningkatkan ilmu pengetahuan, keterampilan serta koordinasi dalam menunjang pelaksanaan tugas penerbangan.
Baca Juga: Prabowo Diskusi Teknologi Militer Modern Bersama Mansour bin Zayed di UEA
Selain itu, TNI AL sebagai komponen utama pertahanan matra laut berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara yang bertugas menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pelaksanaan tugas tersebut dilaksanakan dalam bentuk Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam upaya menyelenggarakan pertahanan negara di laut, TNI AL melaksanakan tugas yang dijabarkan dalam tiga peran bersifat universal, yaitu militer, polisionil, dan diplomasi.
Baca Juga: KSAL Ganti 2 Jenderal Bintang Dua Posisi Strategis di Mabesal
Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu didukung kebijakan pembangunan kekuatan dan kemampuan sistem senjata armada terpadu (SSAT) yang meliputi KRI, pesawat udara, Marinir, dan pangkalan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































