Puspenerbal Ajarkan Patroli Udara Maritim kepada Puluhan Personel Bakamla

Jakarta, IDM – Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) membuka latihan dasar patroli udara maritim yang diikuti oleh personel Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Sidoarjo, Senin (26/8).
Pembukaan latihan tersebut dipimpin oleh Direktur Latihan Bakamla Laksamana Pertama Ermawan Susilo yang turut dihadiri Wakil Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama Bayu Alisyahbana, dan Pasminlog Wing Udara Letkol Laut (P) Agus Baharudin.
Baca Juga: TNI Terjunkan Tiga Pasukan Elite ke Bali, Ada Apa?
Adapun selama latihan berlangsung, 24 personel Bakamla akan menerima materi pembelajaran dari pengawak pesawat udara patroli maritim Puspenerbal. Mereka dikenalkan terhadap pesawat nirawak (drone) hingga pesawat patroli maritim.

"Para personel Bakamla dikenalkan dengan drone ScanEagle dari Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 dan pesawat patroli maritim CN 235 MPA dari Skuadron Udara 800 Wing Udara 2 Puspenerbal," ujar Ermawan, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.
Baca Juga: Ribuan Prajurit TNI dan Militer Indo-Pasifik Resmi Ikuti Super Garuda Shield 2024
Menurutnya, kegiatan latihan ini untuk memberikan wawasan kepada personel Bakamla mengenai pentingnya dukungan peran patroli udara maritim.
"Peran patroli udaea maritim bertujuan menjaga keamanan dan kedaulatan laut dibatas terluar NKRI sebegai perpanjangan mata dari KRI atau dari Indonesian Coast Guard," kata Ermawan. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































