Puslatdiksarmil Tekankan Evaluasi Pola Pembinaan Siswa hingga Sosialisasi Judi Online

Jakarta, IDM – Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Kodiklatal akan mengevaluasi pola pembinaan dan pengasuhan kepada siswa agar mencapai sasaran pendidikan dengan maksimal.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Komandan Puslatdiksarmil Letkol (Mar) Martin Manurung saat jam komandan, kepada seluruh pembimbing siswa di Puslatdiksarmil Kodiklatal, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (21/6).
Martin menilai, pendidikan yang diterapkan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan para siswa yang menjalani pendidikan di Puslatdiksarmil merupakan siswa dasar yang notabene berasal dari sipil.
Baca Juga: Tingkatkan Kerja Sama, Panglima TNI Sambangi Markas Angkatan Bersenjata Perancis
"Pendidikan yang dilaksanakan harus dengan keras namun tidak kasar dan harus selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman," ujar Martin, dikutip dari laman TNI AL, Sabtu (22/6).
"Paara siswa di sini notabene adalah siswa dasar dari warga sipil yang kemudian dirubah pola pikir, sikap, dan tindak sesuai standar yang berlaku di angkatan laut," sambungnya.
Sehingga diharapkan pada pendidikan pertama (Dikma) yang merupakan pondasi dasar siswa sebelum masuk ke kejuruan, akan menjadikan para siswa memiliki mental yang kuat, disiplin, tanggap, tanggon dan trengginas.
Baca Juga: Kodiklatau Gelar Rakor Membahas Optimalisasi Pembinaan Drone Nonmiliter di Daerah 3T
"Untuk itu, para pembimbing siswa harus mampu menjadi fasilitator, komunikator, evaluator sekaligus menjadi pelatih dan pengasuh bagi para siswa," kata Martin.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan kepada para pembimbing siswa agar mencermati perkembangan situasi yang sedang menjadi perhatian, pimpinan salah satunya tentang bahaya dan konsekuensi judi online dalam kedinasan maupun keluarga.
"Saya tekankan epada seluruh pembimbing siswa untuk menjauhi dan jangan sekali-kali mencoba judi online, karena itu akan sangat merugikan ekonomi keluarga, juga akan mendapatkan sanksi tegas dari pimpinan," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































