Puslaiklambangjaau Perkuat Budaya Keselamatan Terbang dan Kerja lewat Basic Investigator Workshop

Jakarta, IDM – Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Puslaiklambangjaau) menggelar lokakarya bertajuk ”Basic Investigator Workshop Tahun Anggaran 2026” di Skadron Pendidikan (Skadik) 304 Wing Pendidikan (Wingdik) 300 Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/6).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Puslaiklambangjaau dalam memperkuat budaya keselamatan terbang dan kerja, sekaligus meningkatkan kompetensi personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) di bidang investigasi.
Baca Juga: TNI Susun Konsep Pangkalan Terintegrasi Indonesia Timur, Didukung Sistem Berlapis dan Sensor-Komando
Para peserta memperoleh pembekalan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengenai materi dasar teknik dan metodologi investigasi. Materi-materi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan serta mendukung pembinaan personel Lambangja di satuan masing-masing.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Rabu (10/6) menjelaskan, Basic Investigator Workshop dibuka oleh Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Dodi Fernando yang mewakili Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrizet.
Baca Juga: TNI AD: Sadar Hukum, Puluhan Warga Eks-Zikon 15 Lenteng Agung Serahkan Rumah Dinas
“ Workshop ini menjadi pembekalan dasar bagi personel yang akan mendukung pelaksanaan tugas investigasi keselamatan terbang dan kerja di lingkungan TNI Angkatan Udara,” ungkap Kapuslaiklambangjaau dalam sambutan tertulisnya.
Melalui pembelajaran tersebut, Kapuslaiklambangjaau berharap para peserta mampu melaksanakan proses penyelidikan dan pengungkapan penyebab kecelakaan dari faktor manusia, materiel, media, misi, dan manajemen secara komprehensif serta holistik.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































