Puskesad Beri Layanan Kesehatan untuk Warga di Tapanuli Utara

Jakarta, IDM – TNI AD terus mengerahkan personel untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat.
Kali ini, TNI AD mengerahkan tim bantuan kesehatan Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Puskesad) yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Sumatra di Provinsi Sumatra Utara.
Baca Juga: Lima Pesawat Angkut TNI AU Bawa 1.000 Genset Listrik untuk Pemulihan Listrik Aceh
Para personel Puskesad yang dipimpin Mayor Ckm (K) Hasana, melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengobatan kesehatan bagi masyarakat di Desa Bonan Dolok, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu (27/12).
Kegiatan pengobatan di lokasi pengungsian ini bertujuan membantu masyarakat dalam pemulihan kesehatan pascabencana. Tim kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Percepat Distribusi Bantuan Logistik, TNI AL Kerahkan KRI Makassar-590 di Aceh
Selain pelayanan medis, prajurit kesehatan TNI AD juga menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan moril dan pendampingan pascabencana.
Kehadiran tim bantuan kesehatan Puskesad disambut dengan antusias oleh warga, karena memberikan harapan serta semangat di tengah masa pemulihan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































