HANKAM

Pushidrosal Soroti Pentingnya Peta Laut Tunggal untuk Amankan ALKI

Budi Purwanto dan Mochammad Hasan
Komandan Pushidrosal Laksdya TNI Budi Purwanto (kanan) bersama Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan usai audiensi di Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (30/9). (Foto: Dok. Pushidrosal)

Jakarta, IDM – Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) mendorong penggunaan satu data peta laut terintegrasi di seluruh instansi pemerintah. Integrasi data ini menjadi kunci utama untuk mengamankan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sekaligus menjaga kedaulatan perairan nasional.

Masukan ini disampaikan Komandan Pushidrosal Laksdya TNI Budi Purwanto saat menemui Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Sesmenko Polkam) Letjen TNI Mochammad Hasan di Jakarta, Rabu (30/9).

Baca Juga: TNI AD Validasi Organisasi Dua Satuan Kavaleri, Ini Daftarnya

Budi menegaskan, ketersediaan data kelautan yang akurat dan tervalidasi menjadi basis utama pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pertahanan hingga navigasi.

"Pushidrosal memiliki peran strategis dalam penyediaan data dan informasi hidro-oseanografi nasional untuk mendukung kepentingan pertahanan dan keselamatan pelayaran," kata Budi, dikutip dari keterangan Pen Pushidrosal, Kamis (1/10).

Budi menyebut posisi ALKI sangat strategis karena menjadi perlintasan kapal dagang dan rantai pasok dunia. Kondisi ini menuntut hadirnya pemantauan terpadu agar ruang laut nasional tidak disalahgunakan.

Baca Juga: Beri Kuliah di Seskoad, KSAL Tekankan Pentingnya Soliditas TNI-Polri

Selain integrasi data maritim, Pushidrosal mendorong peremajaan kapal survei dan alat navigasi berstandar internasional. Kebutuhan armada modern dinilai mendesak agar hasil pemetaan dasar laut semakin komprehensif.

Audiensi tingkat tinggi ini turut dihadiri Asrena Komandan Pushidrosal Laksma TNI B. Dwiadji Gultom serta pejabat utama Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polkam. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola wilayah laut Indonesia ke depan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.