TNI AD Validasi Organisasi Dua Satuan Kavaleri, Ini Daftarnya

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Kodiklatad) melakukan validasi organisasi terhadap dua satuan di Korps Kavaleri.
Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, Kamis (1/10), kedua satuan tersebut adalah Batalion Kavaleri (Yonkav) dan Kompi Peternakan Kuda (Kinakkud). Validasi ini kini memasuki tahap Uji Naskah (UN) II yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Mohamad Hasan.
Baca Juga: KSAL Peringatkan Ancaman Perang Hibrida: Tak Cuma Fisik, tapi Siber dan Kognitif!
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dankodiklatad, lalu dilanjutkan dengan paparan validasi organisasi oleh masing-masing Ketua Tim Pokja. Setelah itu, acara diisi dengan sesi saran dan tanggapan dari para peserta sebelum diakhiri dengan arahan penutup dari Dankodiklatad.
Dalam sambutannya, Dankodiklatad menekankan pentingnya penyesuaian organisasi Satuan Kavaleri terhadap perkembangan lingkungan strategis serta karakteristik perang modern yang bersifat multi-domain.
Baca Juga: TNI AU Bekali Personel Kemampuan dalam Menganalisis Data Radar
"Organisasi diharapkan lebih adaptif, fleksibel, modular dan terintegrasi serta mampu mendukung mobilitas, daya gempur, kemampuan pengintaian dan pembinaan kuda secara optimal. Beliau berharap uji naskah dapat berlangsung fokus dan efektif sehingga menghasilkan organisasi yang mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD," kata Hasan.
Melalui kegiatan Uji Naskah II ini, TNI AD berharap dapat memperoleh penyempurnaan organisasi dan tugas Yonkav serta Kinakkud yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan operasional di masa mendatang.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































