HANKAM

Pushidrosal Gelar Survei Hidro-oseanografi Jalur Pipa Bawah Laut di Perairan Kalimantan Utara

Prajurit Pushidrosal
Prajurit Pushidrosal melakukan survei hidro-oseanografi jalur pipa bawah laut di Perairan Bangkudulis, Tarakan, Kalimantan Utara. (Foto: Dok. Pushidrosal)

Jakarta, IDM - Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar operasi survei hidro-oseanografi jalur pipa bawah laut Bangkudulis, Tarakan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini berlangsung dari 18 Desember 2023 hingga 20 Januari 2024.

Dikutip dari keterangan Pen Pushidrosal, Kamis (4/1), operasi survei ini dipimpin oleh Letkol Laut (P) Albert Mahendro Yudono dan diikuti 14 personel, terdiri dari dua perwira bidang hidrografi dan oseanografi serta 12 anggota survei Pushidrosal.

Baca Juga: Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Korem Legenda, Tempat Jenderal Sudirman Melepas Tawanan Jepang

Adapun, survei meliputi geofisika dengan menggunakan Multibeam Echosounder untuk mendapatkan gambaran tiga dimensi dasar laut, termasuk nilai kedalamannya, lalu Side Scan Sonar untuk mendapatkan gambaran citra dasar laut.

Kemudian, Magnetometer untuk mendeteksi anomali kemagnetan di dasar laut, Sub Bottom Profiler (SBP) untuk mendeteksi jenis lapisan di bawah dasar laut, dan penentuan posisi referensi pemetaan dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) geodetic akurasi tinggi.

Baca Juga: Danlanud Supadio Ingatkan Peran Pesawat Terbang Tanpa Awak dalam Operasi Udara di Masa Depan

Sedangkan survei oseanografi meliputi pengamatan pasang surut perairan, pengukuran arus perairan, pengukuran konduktivitas, temperatur dan densitas (CTD) perairan serta pengambilan sampel dasar laut menggunakan alat Grab Sampler dan Gravity Corer untuk sampel dasar laut pada lapisan lebih dalam.

Kegiatan survei meliputi akuisisi, pengolahan, analisa serta penyajian data hidro-oseanografi yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan jalur pipa bawah laut serta kegiatan navigasi di perairan Tarakan oleh masyarakat. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.