HANKAM

Pushidrosal Dukung Proyek Tanggul Laut Nasional, Survei di Teluk Jakarta dan Semarang

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto
Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto saat menghadiri ekspose kegiatan hasil survei hidro-oseanografi di Jakarta, Kamis (8/1). (Foto: Dok. Dispen Pushidrosal)

Jakarta, IDM – Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) mendukung pembangunan tanggul laut sebagai program strategis nasional (PSN) melalui penyediaan data survei laut yang akurat dan andal.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto, mengatakan proyek tanggul laut membutuhkan dukungan data survei yang profesional dan terukur.

“Pembangunan Tanggul Laut merupakan Program Strategis Nasional yang membutuhkan data survei laut yang akurat dan andal,” ujar Budi saat menghadiri ekspose kegiatan hasil survei hidro-oseanografi di Jakarta, Kamis (8/1).

Baca Juga: Uji Pelayaran KRI Prabu Siliwangi-321 di Italia, Fokus Sistem Kapal hingga Kesiapan Awak

Menurut Budi, Pushidrosal berperan aktif dengan melaksanakan survei sesuai standar serta menyesuaikan alokasi waktu akuisisi data di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Pushidrosal memaparkan hasil survei hidro-oseanografi di Teluk Jakarta dan perairan Semarang yang masing-masing mencakup area 260 kilometer persegi dan 102 kilometer persegi dengan durasi kegiatan sekitar 35 hari.

Kasubdis Pengolahan Data Survei Dishidro Pushidrosal Letkol Laut (KH) Ainun Pujo Wiryawan menjelaskan ruang lingkup survei meliputi akuisisi, pengolahan, permodelan, hingga analisis data dari berbagai aspek hidro-oseanografi.

Ia menyebutkan, kegiatan itu mencakup pengamatan geodetik, survei batimetri, pencitraan dasar laut, survei ketebalan sedimen, pengukuran anomali kemagnetan, pengamatan pasang surut, arus dan gelombang, pengukuran kualitas air, pengamatan meteorologi, serta soil investigation melalui drilling atau boring.

Baca Juga: Kogabwilhan III Perkuat Layanan Kesehatan Inklusif Papua lewat Bantuan Alat Bantu Dengar

“Data tersebut menjadi dasar penting dalam permodelan pembangunan sea wall,” ungkap Ainun.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana menegaskan seluruh tahapan survei dilakukan secara komprehensif dan berstandar nasional maupun internasional.

“Hasil survei diharapkan mampu menghasilkan data dan pemodelan yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan tanggul laut,” ujar Kartika. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.