Pusat Penerbangan TNI AL Cetak Dua Kopilot Helikopter NBell 412

Jakarta, IDM – Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) mencetak dua kopilot baru untuk helikopter NBell 412, Juanda, Sidoarjo, Selasa (29/4).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, mengatakan kedua kopilot baru tersebut ialah Letda Laut (P) Khevin Ferdilan Ardyanto dan Letda Laut (P) Adila Nur Akbar dari Skuadron Udara 400.
Khevin dan Adila menyelesaikan pelatihan intensif yang mencakup berbagai aspek, dipimpin oleh instruktur pilot NBell 412, Mayor Laut (P) Sutrisno yang sehari-hari menjabat sebagai perwira staf operasi Lanudal Biak.
Baca Juga: KSAL Sebut Rencana Penambahan Radar Pengawas Pantai
Selain itu, Rohman menjelaskan selama program tersebut, Khevin dan Adila juga menjalani latihan darurat untuk memastikan kesiapan mereka sebagai kopilot dalam menghadapi berbagai situasi dalam tanggung jawabnya.
"Letda Laut (P) Khevin Ferdian Ardyanto dan Letda Laut (P) Adila Nur Akbar kini resmi menyandang status sebagai kopilot NBell 412, menyusul rekan-rekan penerbang lainnya Lettu Laut (P) Yudi dan Lettu Laut (P) Hanis," jelas Rohman dalam keterangannya.

Sementara Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Letda Laut (P) Khevin Ferdian Ardyanto dan Letda Laut (P) Adila Nur Akbar untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.
Baca Juga: TNI AD Minta Warga Patuh Terhadap Larangan Masuk Kawasan Latihan Militer
"Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Wing Udara 2 Puspenerbal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang andal dan profesional," ujar Adam, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.
Menurutnya, helikopter NBell 412 memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai operasi TNI AL. Helikopter ini mampu menjalankan misi dukungan operasi laut hingga mendukung angkutan udara VIP.
"Dengan hadirnya kopilot baru ini, Wing Udara 2 Puspenerbal semakin memperkuat perannya dalam mendukung tugas-tugas vital TNI AL demi menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































