Purnawirawan TNI Bertemu Prabowo: Bahas Acara Halal Bihalal

Jakarta, IDM – Pelaksana Tugas Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI AD (Plt. Ketum PPAD) Mayjen TNI Purnawirawan Komaruddin Simanjuntak memastikan kunjungan ke Istana bertemu Presiden Prabowo Subianto pada 30 April 2025 lalu adalah untuk membahas acara halal bihalal.
Hal ini dikatakannya menanggapi berbagai dinamika yang berkembang saat ini. Ia memastikan hanya melaporkan dan membahas rencana halal bihalal para purnawirawan TNI-Polri yang akan mengundang Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Jelang Latihan Bersama Amerika, Taifib Marinir Uji Kemampuan Terjun Bebas
"Kegiatan halal bihalal ini sudah sering dilakukan, setelah Idul Fitri. Selain itu tidak ada yang kami bicarakan di sana," kata Komaruddin dikutip keterangan dari Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Minggu (4/5).
Lebih lanjut Komaruddin mengatakan bahwa pertemuan dengan Prabowo juga dihadiri panitia acara yaitu Ketua Panitia Letjen TNI (Purn) Dodik Widjanarko; Wakil Ketua dan Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo.
Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan Terbang dan Kerja, TNI AU-RAAF Gelar Diskusi Regulasi Aerodrome
Di ruang kerja presiden, panitia memaparkan waktu pelaksanaan, tempat, dan siapa saja yang diundang dalam acara tersebut.
Halal bihalal akan digelar pada 6 Mei 2025 di Balai Kartini. Undangan sejumlah 1200 orang terdiri dari purnawirawan TNI-Polri, keluarga besar TNI/Polri, Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X, anggota DPR, dan beberapa Menteri Kabinet Merah Putih. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































