HANKAM

Purna Tugas, Lanal Dumai Musnahkan Patkamla Bengkalis I-1-40

Patkamla I-1-40 Bengkalis
Lanal Dumai melakukan pemusnahan Patkamla I-1-40 Bengkalis, Jumat (29/12). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai melaksanakan penghapusan dan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Inventaris TNI AL berupa satu unit kapal patroli keamanan Laut (Patkamla) Bengkalis l-1-40.

Dikutip dari laman TNI AL, Rabu (3/1), kegiatan ini berdasarkan surat Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL) nomor: R/200-09/23/02/SET, 13 Desember 2023, tentang persetujuan penghapusan Patkamla Bengkalis l-1-40 yang sudah rusak berat dan tak lagi beroperasi.

Pemusnahan dilakukan dengan cara ditenggelamkan, pada Jumat (29/12) lalu, dipimpin oleh PgS. Pasminlog Lanal Dumai Kapten Laut (K/W) Letty Noprita, di Kelurahan Damon, Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga: Rekruitmen Bintara TNI AD Dibuka 1 Februari 2024, Yuk Daftar!

Adapun, rangkaian pemusnahan dimulai dengan pelepasan papan nama Patkamla Bengkalis l-1-40, kemudi kapal, dudukan senjata metraliur di haluan kapal, lalu penenggelaman, dan penandatanganan berita acara pemusnahan.

Guna memenuhi kebutuhan akan kapal-kapal patroli di wilayah perairan Indonesia yang begitu luas, sebelumnya KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan TNI AL bakal memprioritaskan pembangunannya pada galangan dalam negeri.

"Untuk pengadaan dari anggaran rutin TNI AL, kita akan membangun kapal lagi, tepatnya sekitar 2-3 kapal, sedangkan untuk Patkamla ada beberapa yang akan dibangun," ungkap Ali beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pemerintah Akan Bangun Jalan Baru Menuju Mabes TNI Cilangkap

"Semuanya dibangun di dalam negeri sesuai dengan perintah Presiden untuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri dan industri perkapalan dalam negeri," tambahnya.

Lebih lanjut, Ali menyampaikan kapal-kapal tersebut akan dibangun pada galangan kapal berbagai wilayah di Indonesia seperti di Batam, Lampung, dan beberapa wilayah di Pulau Jawa. Hal ini bertujuan untuk membuat seluruh industri pertahanan dalam negeri dapat berkembang.

Saat ini, TNI AL telah banyak menggunakan kapal baik itu KRI, Patkamla atau Special Mission Combat Boat, Kapal Angkatan Laut (KAL), dan Harbour Tug buatan dalam negeri.

"Kualitas dari kapal-kapal buatan dalam negeri tidak kalah," kata Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.