Puluhan Siswa Kopaska Berlatih Terjun Malam dari Pesawat NC-212 Aviocar

Jakarta, IDM – Sebanyak 39 siswa pendidikan Komando Pasukan Katak (Kopaska) berlatih dasar terjun payung, di Juanda, Sidoarjo, Kamis (24/4) malam.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, mengungkapkan latihan dasar terjun payung tersebut berlangsung dalam tiga sorti penerbangan malam.
"Latihan terjun malam berlangsung hingga awal Juni 2025. Para siswa terjun statis dari ketinggian 1.500 kaki menggunakan pesawat Casa NC-212 200 Aviocar dari Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Jumat (25/4).
Baca Juga: Polemik TNI Masuk Kampus, Ternyata Ribuan Prajurit Karier Berasal dari Mahasiswa
Materi latihan mencakup ground training dan praktik terjun statik pada malam hari. Pesawat NC-212 yang diawaki oleh Mayor Laut (P) Anjun, Lettu Laut (P) Satrio, dan Letda Laut (P) Reno, membuka ramp untuk penerjunan malam.
Adapun latihan dasar terjun payung pada malam hari ini merupakan bagian dari kemampuan infiltrasi udara taktis yan krusial bagi setiap pasukan khusus TNl AL, dalam hal ini Kopaska.
(Latihan dasar terjun payung) menjadi tahap akhir dari pendidikan Kopaska yang berlangsung selama 10 bulan," lanjutnya.
Baca Juga: TNI AU dan Kemenperin Perkuat Sinergi dalam Membangun Kemandirian Indhan Nasional
Latihan terjun malam ini membekali siswa dengan kemampuan dasar sebelum terjun bebas atau free fall saat di kegelapan dan bertujuan meningkatkan kemampuan calon prajurit Kopaska dalam kondisi minim cahaya.
Komandan Skuadron Udara 600 Mayor Laut (P) Marwanto, menyatakan pesawat NC-212 terbiasa untuk mendukung berbagai latihan TNI AL dan menjadi andalan angkut taktis, termasuk infiltrasi udara terbatas dan logistik, kapan pun dibutuhkan.
"Pesawat ini punya rekam jejak panjang dalam berbagai operasi dan penugasan serta akan terus mendukung operasi-operasi di masa mendatang." (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































