Puluhan Siswa Diktukpa TNI AL Jalani Orientasi di Pusdikbanmin

Jakarta, IDM - Puluhan siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AL angkatan 53 menjalani orientasi di Pusat Pendidikan Bantuan Administrasi (Pusdikbanmin), Kodiklatal Bumimoro, Surabaya, Rabu (14/6).
Mengutip keterangan dari Pen Kodiklatal, Kamis (15/6) Komandan Pusdik Banmin Kolonel Laut (S) I Made Gede Budiartha mengatakan pendidikan itu terdiri dari 22 siswa serta Korps Suplay 10 siswa Korps Khusus.
Baca Juga: Mengenal Teknik Tembak Tempur Ofensif Prajurit Marinir
Dalam sambutannya, Made menekankan pentingnya orientasi bagi para siswa. Menurutnya, makna orientasi jauh lebih dalam dari seremonial belaka.
"Orientasi merupakan kegiatan untuk memupuk rasa senasib, sejiwa dan sepenanggungan yang di sini kita sebut sebagai jiwa korsa," kata Made.
Ia pun mengatakan, kegiatan ini hendaknya dijalani para siswa dengan penuh keihklasan. Made pun meminta para siswa menjadikan masa orientasi sebagai wadah membangung kebersamaan antarsesama siswa dan pembimbing.
Baca Juga: Upaya Kemhan Perkokoh Kekuatan Tempur TNI AU
Made berpesan kepada seluruh siswa bekerja keras untuk menimba ilmu, baik yang formal atau informal demi terwujudnya TNI AL yang kuat dan bermartabat.
"Upaya peningkatan pengetahuan dan keahlian agar menjadi prajurit yang bermoral, profesional dan berani hanya dapat terlaksana secara efektif apabila para siswa kerja keras menjadi perwira yang tanggap dan trengginas sesuai harapan pemimpin TNI AL," kata dia. (un)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































