Puluhan Prajurit TNI AD Dilantik Jadi Prajurit Infanteri Setelah Tempuh Latihan 24 Hari

Jakarta, IDM – Sebanyak 49 prajurit TNI AD yang jadi Siswa Dikjurbaif Abit Dikmaba TNI AD TA 2023 (OV) dilantik jadi prajurit Infanteri dalam tradisi pembaretan dan penyematan brivet 'Yuddha Wastu Pramukha' di Dandodiklatpur Rindam II/Swj Desa Lubuk batang lama, Kabupaten OKU beberapa waktu lalu.
Upacara pelantikan ini dipimpin langsung Dandodiklatpur Rindam II/Swj Letkol inf Arie Prasetyo Widyo Broto, mewakili Danrindam II/Swj.
Baca Juga: TNI Siap Dikirim Jadi Pasukan Perdamaian ke Palestina
"Selamat kepada Siswa Dikjurbaif yang telah berhasil menempuh latihan berganda selama 24 hari dan berhak mendapatkan Brivet Yuddha Wastu Pramukha serta berhak memakai Baret Infanteri sebagai tanda sahnya bergabung dalam keluarga besar Infanteri," ucap Dandodiklatpur seperti dikutip dari keterangan Pendam II/Swj, Senin, (3/6).

Lebih lanjut kata Dandodiklatpur, tradisi pembaretan Infanteri dan penyematan ini merupakan suatu pengakuan dan lambang kehormatan bagi Prajurit Infanteri serta penghargaan sebagai queen of the battle yang memiliki kemampuan untuk bergerak di setiap medan pertempuran dan tidak dimiliki oleh prajurit lainnya.
Baca Juga: TNI AD Rencana Bangun 22 Kodam Baru, Ini Progresnya
"Kalian adalah prajurit Infanteri yang tanggap, tanggon dan trengginas, oleh karena itu tunaikan sumpah dan tugas kewajiban sebagai Tentara Nasional Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsa." pungkasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































