Puluhan Prajurit Ikuti Kursus Mekanik 5 Jenis Pesawat Angkatan Laut

Jakarta, IDM – Sebanyak 25 personel dari Pusat Penerbang Angkatan Laut (Puspenerbal) mengikuti kursus pemantapan teknik pesawat udara fixed wing yang digelar selama sebulan ke depan.
Kursus tersebut dibuka secara langsung oleh Komandan Komando Latihan Penerbangan Angkatan Laut (Kolat Penerbal) Kolonel Laut (P) Moh Mashabi di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (18/9).
Mashabi menjelaskan kursus tersebut diikuti oleh puluhan personel Puspenerbal jenjang bintara dan tamtama. Mereka akan menjalani kursus kualifikasi mekanik 5 jenis pesawat fixed wing milik TNI AL.
Baca Juga: Ratusan Personel Perempuan Dilantik Jadi Komcad Matra TNI AD
"Seperti itu Casa NC-212-200 Aviocar, CN235-220 MPA, KA-350i KingAir, G-36 Bonanza, maupun Piper Archer," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.

Dia melanjutkan, program kursus ini merupakan rangkaian kegiatan pembinaan personel secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
"Ini upaya dalam meningkatkan kompetensi personel Puspenerbal dengan kualifikasi sebagai teknisi pesawat fixed wing," lanjut Mashabi.
Baca Juga: KRI Bung Karno-369 Lakukan Pengamanan PPA Italia di Teluk Jakarta
Selain itu, tujuan pelaksanaan kursus adalah memberikan bekal pengetahuan dasar mengenai mesin pesawat fixed wing agar selalu dalam siap dan siaga operasional untuk menunjang tugas pokok penerbangan TNI AL yang semakin kompleks.
"Tumbuh kembangkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan dan tingkatkan semangat belajar dan berlatih guna menunjang tupoksi Penerbangan TNI AL," pungkasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































