Prosesi Injak Piring Sambut Kedatangan Pangdam XVIII Kasuari yang Baru

Jakarta, IDM - Kedatangan Pangdam XVIII Kasuari (Ksr), Mayjen TNI Ilyas Alamsyah bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Vera Ilyas Alamsyah disambut tarian adat, pengalungan bunga, pemasangan topi adat dan prosesi injak piring sebagai tanda ucapan selamat datang di Selasa (22/8).
Dilansir keterangan resmi Pendam XVIII/Ksr, Rabu, (23/8) pengalungan bunga dan pemasangan topi adat ini langsung dilakukan oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou disaksikan oleh Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, seluruh pejabat Kodam, bersama Forkopimda Papua Barat.
Baca Juga: Wakil KSAD Resmi Buka Latma Safkar Indopura-35/2023 di Singapura
Pangdam XVIII/Kasuari resmi menjabat setelah melalui acara serah terima jabatan (Sertijab) di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabesad), yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Keputusan mutasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/779/VII/2023 tanggal 17 Juli 2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.
Baca Juga: Teken MoU 24 Pesawat F-15EX AS, Pengamat: Buah Kegigihan Diplomasi Prabowo
Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah menggantikan Pangdam yang lama yaitu Mayjen TNI Gabriel Lema. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































