HANKAM

Program TNI Jembatan Gantung Merah Putih di Jawa Tengah

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi saat meresmikan jembatan Merah Putih disambut tangis warga. (Foto: Pendam IV/Diponegoro)

Jakarta, IDM - Baru-baru ini Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi meresmikan dua unit jembatan gantung merah putih di Desa Wotgalih dan Desa Banjar Agung. Ini adalah jembatan gantung ke 4 dan 5 yang dibangun TNI di Jawa Tengah.

Sebelumnya, Kodam IV/Diponegoro telah membangun 3 unit jembatan gantung merah putih ke-1, 2 dan 3 di wilayah Kabupaten Brebes. Dan akan melanjutkan pembangunan 2 unit jembatan lainnya di wilayah Kabupaten Tegal yaitu masing-masing di Desa Cenggini dan di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari.

Baca juga: Kodam IV/Diponegoro Kerahkan 1000 Personel Amankan Konflik di Kantor Gubernur Jateng

Dalam keterangan resminya, Minggu, (21/7) Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih ini adalah bentuk komitmen Kodam IV/Diponegoro untuk memberikan darma bakti guna membantu rakyat dalam mengatasi kesulitannya.

“Kodam IV/Diponegoro akan selalu hadir di tengah rakyat, kami memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan darma bakti dan pengabdian untuk membantu rakyat dalam mengatasi kesulitannya," kata Pangdam.

Baca juga: Kolaborasi Kodam/IV Diponegoro dan Kementan, Hadirkan 10 Ribu Pompa Air di Jawa Tengah

Warno yang merupakan Kepala Pedukuhan Karang Sari dalam sambutan yang disampaikan, sambil menitikkan air mata mengungkapkan keharuannya sekaligus ucapan Terima Kasih yang tiada terhingga atas dibangunnya Jembatan Gantung Merah Putih di dukuh tempat tinggalnya,

“Pak Suratman (Dandim 0712/Tegal) beserta anggotanya adalah sosok yang telah diutus untuk membantu warga Dukuh Karang Sari, pak Pangdam telah mengutus pak Dandim dan anggotanya yang berhati malaikat ini ke tempat kami, ini merupakan jawaban atas do'a masyarakat yang selama 79 tahun terisolir akibat belum adanya akses penghubung bagi warga Dukuh Karang Sari," ucap Warno. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.