Program Ketahanan Pangan, Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad Tanam Ratusan Pohon Alpukat

Jakarta, IDM - Dalam rangka mendukung program penghijauan dan ketahanan pangan, Prajurit Yonarmed 12 Kostrad melaksanakan penanaman bibit pohon Alpukat di lingkungan Asrama Yonarmed 12 Kostrad, Kelurahan Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Jumat (28/7).
Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Tulus Widodo memimpin langsung pelaksanaan penanaman di lahan Satuan seluas 5000 M Persegi dengan ditanami 300 pohon Alpukat dengan berbagai macam jenis diantaranya Alpukat Aligator, Alpukat Red Vietnam, Alpukat Miki dan Alpukat Pluwang.

Mayor Arm Tulus menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengaplikasian yang dilakukan oleh Satuan terkait program pemerintah tentang ketahanan pangan. Serta sebagai upaya satuan untuk melakukan penghijauan.
Baca Juga: TNI AU Kerahkan Pesawat Tempur F-16 dalam Misi OULL dan Air Cover Latgab TNI 2023
"Diharapan kegiatan penanaman pohon alpukat ini dapat menjadikan Satuan Yonarmed 12 menjadi hijau dan asri sehingga prajurit merasakan kenyamanan, kesejukan serta dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan Prajurit," kata Mayor Arm Tulus. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































