HANKAM

TNI AU Kerahkan Pesawat Tempur F-16 dalam Misi OULL dan Air Cover Latgab TNI 2023

Pesawat tempur F-16 TNI AU
Pesawat tempur F-16 TNI AU yang dikerahkan dalam manuver lapangan Latgab TNI 2023. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua flight pesawat tempur F-16 untuk melaksanakan misi Operasi Udara Lawan Laut (OULL) dan Air Cover (perlindungan udara) yang digelar di mandala operasi pantai Banongan, Jawa Timur, Senin (31/7).

Kedua misi tersebut dilakukan dalam rangka manuver lapangan (Manlap) latihan gabungan (Latgab) TNI ‘Dharma Yudha’ 2023.

Baca Juga: Sambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, TNI AD Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih di Aceh

Dikutip dari keterangan Dispenau yang diterima redaksi IDM, Selasa (1/8) dijelaskan, kedua flight tersebut masing-masing beroperasi dengan call sign ‘Eagle Flight’ dan ‘Dragon Flight’. Mereka berasal dari Skadron Udara 3 serta Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Madiun.

Pesawat tempur F-16 TNI AU
Penerbang tempur TNI AU yang tengah melakuka pengecekan sebelum melakukan manuver lapangan Latgab TNI 2023. (Foto: Dok. Dispenau)

‘Eagle Flight’ dipimpin langsung oleh Komandan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Mayor Pnb Anwar ‘Weasel’ Sovie. Dengan menggunakan dua unit pesawat tempur F-16 yang memiliki tail number TS-1635 dan TS-1621, mereka harus melakukan misi Air Cover (perlindungan udara).

Sementara itu, ‘Dragon Flight’ bertugas untuk menjalankan misi Operasi Udara Lawan Laut (OULL) menggunakan dua pesawat tempur F-16 dengan tail number TS-1601 dan TS-1602. Adapun yang bertindak sebagai flight leader dalam penerbangan tersebut adalah Komandan Skadron Udara 3, Letkol Pnb Pandu ‘Hornet’ Eka Prayoga.

Baca Juga: Korps Marinir Anugerahi Menko Polhukam Sebagai Warga Kehormatan

Melalui manuver lapangan Latgab TNI 2023 ini diharapkan setiap penerbang tempur TNI AU dapat meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas mereka.

Adapun secara umum, latihan ini sekaligus menguji kemampuan para prajurit dan alutsista TNI dalam menangkal serta menindak beragam potensi ancaman terhadap kedaulatan negara dan keutuhan NKRI. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.