Profil Mayjen TNI Choirul Anam, Jenderal Kopassus yang Jadi Komandan Upacara HUT TNI ke-78

Jakarta, IDM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja merayakan HUT ke-78. Kemeriahan perayaan ini ditandai dengan upacara peringatan yang digelar di Monas dipimpin langsung Presiden RI, Joko Widodo, Kamis, (5/10).
Dalam upacara ini Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Choirul Anam terpilih menjadi Komandan Upacara HUT Ke-78 TNI. Dilansir keterangan Penkostrad, pemilihan Choirul bukan secara tiba-tiba tetapi setelah melalui seleksi ketat yang diikuti oleh beberapa Perwira Tinggi terbaik di TNI.
"Dalam pelaksanaanya Pangdivif 3 Kostrad berhasil menjalankan tugas menjadi Komandan Upacara pada perhelatan yang dilaksanakan setahun sekali ini," tulis keterangan Penkostrad.
Baca Juga: Pertunjukan Teatrikal ‘Sang Patriot’, Kolaborasi Manuver Udara JAT dan Pegasus Team di HUT ke-78 TNI
Choirul merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat abituren Akademi Militer (Akmil) 1994 dengan spesialisasi kecabangan infanteri.
Dengan penguasaan kecabangan tersebut, Choirul selepas menamatkan pendidikannya di Akmil memilih bergabung dengan pasukan elite TNI Angkatan Darat, yakni Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Periode awal karier Choirul di militer lebih banyak berkutat di Korps Baret Merah.
Baca Juga: Panglima TNI Pastikan Prajurit Terjerat Tindak Pidana Diproses Hukum
Pada 1996, Choirul menduduki posisi sebagai Komandan Peleton (Danton) II Ki-I Batalion 12 Grup 1 Kopassus dan Pasi Intel Ops Den 521 Kopassus pada 1997.
Selanjutnya, Choirul dipercaya menjadi Perwira Sandi Grup 5 Kopassus pada 1999 dan Komandan Tim Intelijen 2 Grup 5 Kopassus pada 2020.
Lebih jauh ke depan, Choirul ketika menyandang pangkat kolonel pernah menjadi Atase Pertahanan Republik Indonesia di Afrika Selatan pada 2014 dan Perwira Pembantu (Paban) Utama A-5 Dit A Bais TNI pada 2018.
Baca Juga: Ini Daftar Puluhan Pesawat yang Tampil di Demo Udara Peringatan HUT ke-78 TNI
Karier militer Choirul berlahan kian merangkak naik dengan ditunjuk menjadi Komandan Rindam XVIII/Kasuari pada 2020 dan Perwira Menengah Ahli Pangdam VI/Mulawarman Bidang Ilpengtek dan LH pada 2021.
Kemudian, Choirul mendapat promosi jabatan menjadi Komandan Korem 163/Wira Satya dengan pangkat brigadir jenderal.
Kini, Choirul menjabat sebagai Pangdivif 3/Kostrad Choirul dan mendapatkan kenaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, yakni mayor jenderal atau jenderal bintang dua. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































