Presiden Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI penjaga perdamaian yang gugur akibat terkena serangan Israel. Proses penghormatan dilangsungkan di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4) malam.
Presiden memberikan penghormatan kepada tiga jenazah yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
Presiden Prabowo yang didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut menghampiri keluarga yang ditinggalkan. Kepada para keluarga, Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa, serta penghormatan atas pengabdian para personel yang gugur.
Penghormatan terakhir pun diberikan Kepala Negara kepada ketiga jenazah sebelum menuju tempat dilaksanakannya upacara persemayaman.
Seperti diketahui, ketiga jenazah personel pasukan perdamaian Indonesia yang gugur tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4), pukul 17.20 WIB.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Disopslatau Sosialisasi Pembinaan Profesi dan Karier Penerbang-Navigator
Sebelumnya, pada Kamis (2/4), telah dilaksanakan upacara pelepasan dan penghormatan kepada ketiga personel tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon yang dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tampak hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































