Prajurit Yontankfib 2 Marinir Berlatih Menggunakan Spare Air, Ini Fungsinya

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir melaksanakan uji coba menggunakan spare air di KKO Usman Harun Ksatrian Marinir Soetedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Kamis (27/4).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (28/4) latihan tersebut diikuti kru tank 3F dan PT 76 (M) Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir, dalam rangka mendukung tugas pokok.
Baca Juga: Silahturahmi Idul Fitri, Prabowo, Kasad, dan Kasau Diskusikan Situasi Terkini
Spare air adalah botol bailout kecil yang menampung tiga kaki kubik udara pada 3000 psi dan memiliki pengatur permintaan sendiri. Alat ini berfungsi mendukung keselamatan kru ranpur BMP 3F dan PT 76 (M) apabila terjadi kendala di air.

Selain mengawaki ranpur, para prajurit dituntut bisa melakukan evakuasi saat keadaan darurat seperti tenggelam ke dalam lautan, sehingga selain dibekali kemampuan menyelam, kegiatan ini menambah wawasan pengetahuan tentang penggunaan serta fungsi spare air.
Baca Juga: Gelar AFJWG ke-14, TNI AU dan RTAF Bahas Upaya Peningkatkan Kerja Sama Pertahanan
Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Letkol (Mar) Alfredo Yowel Antaribaba, berharap agar tiap kru ranpur dapat meyakinkan peralatan keselamatan.
"Terutama spare air bisa berfungsi dengan baik dan dapat digunakan," ujar Alfredo. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































