HANKAM

Prajurit Yonif TP 810/BEM Wujudkan Ketahanan Pangan di Papua lewat Panen Raya Padi Gogo

Prajurit Yonif TP 810/BEM
Prajurit Yonif TP 810/BEM wujudkan ketahanan pangan di Papua lewat panen Raya padi Gogo. (Foto: Dok. Yonif TP 810/Beyea Emare Memare)

Jakarta, IDM - Prajurit Yonif TP 810/Beyea Emare Memare (BEM) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Bersama masyarakat Kampung Sosiri, Jayapura, prajurit TNI menggelar panen raya padi gogo di lahan ketahanan pangan binaan satuan dalam memperkuat kemandirian pangan di wilayah Papua.

Panen raya ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Yonif TP 810/BEM Mayor Inf Dinary Bagus Farera, yang turun langsung ke sawah bersama warga.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menjadi simbol kedekatan TNI dengan rakyat, tetapi juga memperlihatkan komitmen TNI dalam membantu masyarakat memanfaatkan potensi lahan menjadi sumber pangan produktif.

Baca Juga: Berjasa atas Proses Pembebasan Pilot Susi Air, Kasum TNI Terima Penghargaan dari Selandia Baru

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa prajurit TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional,” ujar Mayor Dinary.

Melalui program pembinaan ketahanan pangan, Yonif TP 810/BEM mendampingi masyarakat sejak tahap pembukaan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.

Pendampingan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah melalui penguatan sektor pangan.

Baca Juga: Siswa Komando Korpasgat A-49 Uji Kemampuan Terjun Tempur dengan Pesawat Hercules C-130

Keberhasilan panen padi gogo di Kampung Sosiri menunjukkan bahwa peran TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP) berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif tidak hanya meningkatkan hasil pangan lokal, tetapi juga membangun semangat gotong royong antara prajurit dan warga.

Salah satu warga Kampung Sosiri, Paul, mengaku terbantu dengan pendampingan yang dilakukan prajurit Yonif TP 810/BEM. Menurutnya, program tersebut memberi motivasi kepada warga untuk lebih aktif mengolah lahan pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan TNI. Dari awal sampai panen kami dibimbing, dan hasilnya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Paul.

Baca Juga: Latihan Berganda, Prasis Semaba PK TNI AU A-57 Asah Kemampuan Bertahan Hidup di Hutan

Bagi TNI, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara. Oleh karena itu, Yonif TP 810/BEM berkomitmen untuk terus memperluas lahan pertanian produktif dan memberikan pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Langkah ini sejalan dengan upaya TNI AD dalam mendukung program pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Melalui pendampingan berkelanjutan, kami ingin membantu masyarakat agar mampu mandiri secara pangan dan ekonomi. Ketahanan pangan yang kuat akan memperkuat ketahanan wilayah,” tegas Mayor Dinary. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.