Prajurit Yonif MR 412 Kostrad Latihan Menembak di Ranpur Tank M113 A1

Purworejo, IDM – Prajurit dari Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad menjalani latihan menembak dengan menggunakan Ranpur Tank M113 A1 di Pantai Ambal Kabupaten Kebumen.
Baca Juga: Promosi Bintang Tiga, Dankormar Mayjen Nur Alamsyah Jadi Dankodiklatal
Dilansir keterangan Penkostrad, Jumat, (29/9) Danyonif Mekanis Raider 412 Kostrad Letkol Inf Budi Galih mengatakan latihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa peralatan dan personel militer siap dalam situasi apapun.
"Dalam latihan ini, prajurit dilatih untuk menggunakan dan mengoperasikan Ranpur Tank M113 A1 dengan presisi dan efisiensi. Mereka menembakkan senjata yang terpasang di Ranpur dengan sasaran yang telah ditentukan, menunjukkan tingkat keterampilan dan ketepatan yang tinggi bagi prajurit yang terlatih," kata Letkol Galih.
Ranpur Tank M113 A1 adalah kendaraan tempur lapis baja yang telah terbukti handal diberbagai medan. Latihan ini juga memastikan bahwa prajurit dapat menguasai kendaraan dengan baik, termasuk penggunaan senjata dan manuver di medan yang beragam. Selain itu, latihan berfokus pada kerjasama antara prajurit dalam penggunaan Ranpur Tank M113 A1 dalam operasi militer. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































