HANKAM

Prajurit Yonif 3 Marinir Berangkat ke Perbatasan Indonesia-Malaysia

Yonif 3 Marinir
Upacara pelepasan keberangkatan prajurit Yonif 3 Marinir sebagai Satgasmar Ambalat XXIX 2023. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 3 Marinir Letkol (Mar) Mintarjo memberangkatkan para prajuritnya yang tergabung dalam Satgasmar Ambalat XXIX 2023 ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara.

Para prajurit Yonif 3 Marinir tersebut berangkat menuju daerah operasi menggunakan KRI Teluk Banten-516 dari dermaga Ende, Koarmada II, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/7).

Mintarjo menyampaikan, penugasan ini dalam rangka menjalankan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, terutama pada operasi militer perang (OMP).

Baca Juga: KRI Tuna-876 Akan Perkuat Koarmada I, Ini Spesifikasi Senjata Kapal PC-60 Made in Batam

"Korps Marinir menggelar Satgasmar Ambalat XXIX yang memiliki tugas pokok pengawasan dan pengamanan pantai, pengamanan wilayah pelabuhan Tarakan, Nunukan dan Sebatik," jelasnya dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (6/7).

Yonif 3 Marinir
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

"Melaksanakan pertahanan pangkalan dan pertahanan pantai, melengkapi analisa daerah oerasi, patroli laut di sekitar pantai dalam rangka mendukung tugas pokok Kogasgab Ambalat," sambungnya.

Baca Juga: Panglima TNI dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia Jajal Sejumlah Senjata Pindad

Ia juga mengatakan, penugasan adalah suatu kepercayaan dari pimpinan, dan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan. "Oleh karena itu tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab," ucap Mintarjo.

Di akhir arahannya, Mintarjo berpesan kepada seluruh prajurit agar menyatukan visi dan misi serta memahami tugas pokok masing-masing.

"Tingkatkan kewaspadaan dan tidak lengah sampai akhir penugasan. Tetap jaga sinergitas antara TNI-Polri, jalin hubungan yang baik dengan  masyarakat di daerah penugasan," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.