Prajurit Yonarmed 11 Kostrad Berlatih Menembak Senjata Ringan

Jakarta, IDM - Batalyon Armed 11 Kostrad melaksanakan latihan menembak guna mengasah naluri tempur dan mempertajam kemampuan menembak di lapangan tembak Yonarmed 3 Naga Pakca, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/3).
Latihan ini menjadi program yang harus dilaksanakan untuk dapat meningkatkan serta memelihara kemampuan menembak prajurit guna menghadapi tugas yang semakin kompleks di masa depan.
Baca Juga: Aksi KKB di Tahun 2024, Tembak Mati 7 Orang dan Rusak 7 Unit Fasilitas Umum
Kemampuan menembak sendiri merupakan salah satu kemampuan dasar prajurit yang harus dikuasai dan dipelihara kemampuannya sehingga dapat menjadi prajurit yang profesional dibidangnya.
Dalam latihan menembak senapan ini, diajarkan beberapa materi seperti sikap tiarap, duduk dan berdiri merupakan materi yang dilatihkan dengan jarak tembak yaitu 100 m.
Dengan menggunakan senapan SS2-V5 A1 yang merupakan senapan yang harus dikuasai oleh seluruh prajurit Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad Guntur Geni.
Baca Juga: TNI AL Siapkan KRI Angkut 500 Pemudik Bermotor, Simak Jadwal dan Cara Daftar
Danyonarmed 11/GG/2/2 Kostrad Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra menyampaikan bahwa kegiatan latihan menembak tersebut merupakan salah satu program pembinaan kemampuan setiap prajurit untuk menjaga kesiapan tempur sehingga selalu siap menjalankan tugas yang diberikan.
“Pahami teknik dan mekanisme yang diajarkan pelatih dan yang paling penting tetap utamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam latihan,” ucap Danyonarmed. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































