Prajurit Tombak Sakti Sweeping Malam Hari di Perbatasan RI-PNG

Jakarta, IDM – Prajurit Satgas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) menggelar sweeping atau pemeriksaan di malam hari di perbatasan RI-PNG, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Selasa (9/7/2024).
Menurut Dankipur, Lettu Inf Rico O. Harahap, beserta anggota Pos Muara tami Dalam keterangannya mengatakan pemeriksaan di malam hari bertujuan agar mencegah beredarnya barang-barang ilegal seperti norkoba, miras, serta gangguan keamanan lainnya.
Baca Juga: Marinir Indonesia-Amerika Buka Latma Platex 2024 di Situbondo, Latih Peperangan Operasi Amfibi
"Adapun dalam kegiatan pemeriksaan faktor keamanan dan prosedur pemeriksaan juga dilaksakan dengan humanis dengan memberi arahan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam berkendara di malam hari dan mengantisipasi gangguan keamanan," kata Dankipur, Lettu Inf Rico O. Harahap dalam keterangannya dikutip Selasa, (9/7).
Baca Juga: Kodam IV/Diponegoro Kerahkan 1000 Personel Amankan Konflik di Kantor Gubernur Jateng
"Seperti penekanan dari Dansatgas Yonif 122/TS Letkol Inf Diki Apriyadi tugas pokok Satgas Yonif 122/TS adalah menjaga keutuhan wilayah perbatasan dan menjaga keamanan khususnya di wilayah Kota Jayapura dan Keerom," tambah Dankipur. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































