HANKAM

Prajurit TNI Sapa Warga Lebanon, Bawa Pesan Damai Hingga Souvenir Khas Indonesia

Personel FC CIMIC UNIT
Personel FC CIMIC UNIT menyapa warga Lebanon Selatan. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Force Commander Civil Military Cooperation (FC CIMIC) UNIT menggelar kegiatan Community Engagement Walk (CEW) di wilayah operasi UNIFIL di Lebanon, Jumat (27/12).

Kegiatan yang digelar untuk mengakrabkan diri dengan masyarakat setempat ini dilakukan pascagencatan senjata di Lebanon Selatan. Kontingen Garuda menyapa masyarakat di jalan hingga pasar.

Baca Juga: Bakamla Terima Hibah Kapal dari Pemerintah Jepang

Dansatgas FC CIMIC UNIT, Letkol Cba Ismatulloh menjelaskan CEW merupakan bagian dari kegiatan CIMIC yang dilaksanakan untuk memulihkan kondisi warga sekaligus menjaga hubungan baik antara UNIFIL dan masyarakat Lebanon Selatan.

"Konflik yang terjadi di Lebanon Selatan membuat masyarakat tidak bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari secara normatif dikarenakan situasi yang tidak aman," tutur Ismatullah, dikutip dari pmpp-tni.mil.id, Minggu (29/12).

"Namun kondisi tersebut membuat peran CIMIC sangat di perlukan untuk membantu memulihkan kondisi masyarakat serta menjaga nama baik UNIFIL di mata masyarakat setempat," sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel FC CIMIC UNIT yang bergerak di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut membawa pesan kedamaian dan memberikan souvenir khas Indonesia untuk masyarakat setempat.

Baca Juga: Pelayaran ke Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda Singgah di Srilanka

Ahmad Hasaan, salah seorang warga Tyre yang ditemui Kontingen Garuda berharap situasi wilayahnya kembali aman.

"Saya sangat berharap kondisi kedepan berangsur pulih dan tidak ada konflik yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat dan berharap UNIFIL tetap hadir di masyarakat untuk membantu dalam masa pasca konflik," tutur Ahmad. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.