Prajurit TNI Gugur Saat Patroli Pengamanan Pemilu

Jakarta, IDM - Serda Suharyanto, Babinsa Soborejo Ramil 10/Pringsurat Kodim 0706/Temanggung di TPU Dusun Salam Sari, Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang meninggal pada Rabu (14/2) di RSJ Prof. dr Soeroyo Magelang.
Sunaryanto meninggal akibat kecelakaan lalu lintas saat melaksanakan patroli wilayah dalam rangka pengamanan pemilu.
Baca Juga: Intel Korem Dapat Penghargaan dari KSAD Karena Temukan 40 Hektare Ladang Ganja
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi R saat menghadiri upacara pemakaman militer Serda Suharyanto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Pangdam juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
"Almarhum Serda Suharyanto telah gugur dalam tugas mulia, yaitu menjaga keamanan dan kelancaran pemilu. Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang besar bagi keluarga dan TNI AD," kata Pangdam.
Ia pun berpesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan ikhlas menerima kepergian almarhum.
Baca Juga: Jaga Kelestarian Lingkungan, Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh Ikut Tanam Bibit Mangrove bersama KSAD
"Semoga almarhum Serda Suharyanto mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," kata Pangdam.
Serda Suharyanto lahir 30 Mei 1984, meninggalkan seorang istri dan seorang anak berusia 5 tahun. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































