Intel Korem Dapat Penghargaan dari KSAD Karena Temukan 40 Hektare Ladang Ganja

Jakarta, IDM - Dantim Intel Korem 012/TU Kapten Inf Rais menerima penghargaan dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas prestasinya dalam menemukan 40 hektar ladang ganja siap panen di kawasan hutan lindung Desa Blang Meurandeh, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, pada bulan April 2023 lalu.
Baca Juga: Perbaiki Rumah Prajurit, KSAD Anggarkan Setiap Batalyon Dapat 2 Miliar
Selain Rais KSAD juga memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi di lingkungan Kodam IM. Penghargaan ini di Lapangan Sanggamara, Makodam Iskandar Muda, Senin (12/02/24).
Ada prajurit yang menunjukkan prestasi meraih emas di bidang olahraga dan profesionalisme dalam mendukung keamanan dan penegakan hukum, termasuk upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Korem 012/TU.
Baca Juga: Pulang dari Lebanon, KRI Frans Kaisiepo-368 Resmi Berganti Komandan
Dengan pernghargaan dari Pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas-tugasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































