Prajurit TNI AD Tetap Jaga Perbatasan di HUT ke-79 RI

Jakarta, IDM – Walaupun di momentum HUT ke-79 RI, prajurit TNI AD dari Yonarmed 11 Kostrad tetap diberangkatkan untuk Satgas Pamtas RI-Malaysia. Pasukan ini diberangkatkan lewat upacara pemberangkatan Satgas Pamtas RI-Malaysia Kaltim-Kaltara di lapangan Dermaga Tanjung Mas, Semarang, Jumat (16/8/2024).
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Anton Yuliantoro saat memimpin upacara pemberangkatan mengatakan tugas ini merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Negara kepada prajurut TNI AD.
Baca Juga: TNI Kerahkan Ratusan Alutsista ke lKN, Ada Tank, Drone Hingga Meriam
"Jadi mengingatkan bahwa tugas operasi adalah tugas yang berat dengan segala resikonya, namun akan terasa ringan apabila kalian siap secara fisik dan mental serta melaksanakan dengan hati yang tulus dan ikhlas dengan penuh rasa tanggungjawab," kata Anton dalam keterangannya seperti dikutip Sabtu, (17/8).
Lebih lanjut ia pun berharap Satgas Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad mampu mengemban tugas mulia dan menjaga kehormatan satuan, kehormatan Kostrad, kehormatan Angkatan Darat, TNI sekaligus menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga: TNI AL Kirim 500 Prajurit, 3 KRI dan Helikopter ke IKN
“Besar harapan saya sesuai dengan petunjuk Panglima TNI dan keinginan Pangkostrad bahwa Prajurit Kostrad adalah prajurit yang bisa yang menjadi prajurit petarung dalam menjaga NKRI, maka penjabaran itu saya perintahkan mereka untuk bertarung dimana tempat mereka bertarung, dan kembali jawabannya hanya satu yaitu menang,dan bisa mengamankan perbatasan dengan baik sesuai dengan harapan pimpinan,” pungkasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































