Prajurit TNI AD Raih Juara Pertama Taekwondo Internasional

Jakarta, IDM – Prestasi gemilang diraih Pratu Gilang Saputra seorang prajurit TNI AD dari Batalion Kavaleri 5/Dwi Pangga Ceta (Yonkav 5/DPC).
Gilang berhasil meraih juara pertama di ajang Sriwijaya International Taekwondo Championship yang diselenggarakan di Palembang.
Dilansir dari keterangan Penkodam 2 Sriwijaya, Minggu (30/11), Komandan Batalion Kavaleri 5/DPC, Letkol Kav Sahid Winagiri, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas prestasi yang diraih salah satu personelnya tersebut.
Kemenangan ini lanjutnya tidak hanya mengharumkan nama pribadi sang prajurit, tetapi juga mengangkat citra satuan Yonkav 5/DPC di internasional.
Pratu Gilang Saputra mampu menunjukkan teknik bertarung yang matang, fokus, serta keberanian luar biasa hingga berhasil menumbangkan lawan-lawannya satu per satu.
Baca Juga: TNI AD Gelar Latihan Gerilya di Gunung Lawu
Menurutnya, kemenangan Pratu Gilang Saputra tidak hanya sekadar keberhasilan dalam bidang olahraga, tetapi juga menggambarkan kualitas seorang prajurit TNI AD yang memiliki profesionalisme dan kemampuan multitalenta.
“Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi luar biasa yang diraih Pratu Gilang. Ini membuktikan bahwa prajurit Yonkav 5/DPC tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan, tetapi juga unggul dalam berbagai bidang, termasuk olahraga,” ujar Sahid. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































