HANKAM

Prajurit TNI AD Diminta Waspadai Peredaran Narkoba Jenis Baru

Ilustrasi prajurit TNI
Ilustrasi prajurit TNI. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Melalui unggahan di akun instagram resminya, Kodam IX/Udayana meminta prajuritnya mewaspadai peredaran narkoba jenis baru di lingkungan TNI AD.

Dijelaskan narkoba ini tersebar dalam bentuk cairan liquid vape dan minuman berenergi.

Baca Juga: Insiden Jatuhnya Pesawat di Nunukan, TNI AU-Basarnas Evakuasi Jenazah Pilot ke Tarakan

"Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengeluarkan peringatan keras dan berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika internasional yang menggunakan modus baru, yaitu menyamarkan narkoba dalam bentuk cairan liquid vape dan kemasan minuman berenergi," tulis unggahan instagram @kodam.ix.udayana dikutip, Sabtu (21/2).

Lebih lanjut dikatakan guna mencegah peredaran narkoba di lingkungan TNI AD, khususnya Kodam IX/Udayana dikeluarkan berbagai himbauan di antaranya meningkatkan kewaspadaan terhadap modus baru peredaran narkotika, serta melarang keras penggunaan cairan liquid vape dan minuman berenergi kemasan kecil yang tidak terdaftar di BPOM.

Berikutnya akan dioptimalkan peran fungsi Intelijen/Pam dalam mendeteksi indikasi peredaran narkotika, khususnya yang memanfaatkan produk konsumsi sehari-hari sebagai kamuflase.

Kemudian TNI AD menerapkan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika melalui edukasi, pengawasan, dan kepedulian di lingkungan rumah tangga.

Baca Juga: TNI AD Ajak Dua Anggota OPM Ikrar Kembali ke NKRI

Selanjutnya ada pemberian tindakan atau sanksi tegas terhadap Prajurit/PNS TNI AD yang melakukan pelanggaran sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Tingkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum setempat dalam rangka deteksi dini dan pencegahan peredaran narkotika di sekitar satuan. segera laporkan apabila ditemukan hal-hal menonjol terkait peredaran narkotika baru ini," tutup keterangan @kodam.ix.udayana. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.