HANKAM

Prajurit TNI AD Ciptakan Inovasi Water Spray Berbasis IoT Hingga Catat Aktivitas Kendaraan Pake QR

Inovasi Water Spray Berbasis IoT.
Inovasi Water Spray Berbasis IoT untuk Dukung Ketahanan Pangan. (Foto: Dok. Penerangan Poltekad)

Jakarta, IDM – Prajurit TNI yang jadi siswa di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, menciptakan inovasi Water Spray Berbasis IoT hingga inovasi Sistem Manajemen Operasional Kendaraan Dinas.

Dilansir keterangan dari Penerangan Poltekad, Selasa (24/6) total ada tiga inovasi yang dipamerkan dalam sepekan.

Baca Juga: Wakasau Tegaskan Fokus Utama TNI AU: Modernisasi Alutsista hingga Penguatan Ketahanan Pangan

Berikut rangkuman inovasi karya siswa Poltekad TNI AD

  1. Inovasi Water Spray Berbasis IoT untuk Dukung Ketahanan Pangan.

Karya ini merupakan ciptaan mahasiswa Program Studi Teknik Otomotif Kendaraan Tempur (T. Otoranpur) sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional melalui karya tugas akhir inovatif Water Spray berbasis Internet of Things (IoT) untuk Pertanian.

Dijelaskan inovasi ini tidak hanya menunjukkan penguasaan teknologi otomotif dan digital, namun juga menjadi solusi aplikatif untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Berangkat dari permasalahan pertanian seperti penyiraman tanaman yang tidak efisien dan ketergantungan pada tenaga manusia, mahasiswa Poltekad mengembangkan sebuah sistem penyemprot air dan nutrisi otomatis yang dapat dikendalikan dari jarak jauh melalui Internet of Things (IoT).

Dengan kontrol berbasis smartphone atau komputer, petani bisa mengatur penyiraman kapan pun dan di mana pun, tanpa harus hadir di lokasi. Teknologi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam skala luas, termasuk integrasi dengan sistem tenaga surya dan platform pertanian cerdas berbasis data.

Baca Juga: Catatan Prestasi Dankoopssus TNI Baru Brigjen TNI Yudha Airlangga

  1. Inovasi Sistem Manajemen Operasional Kendaraan Dinas.

Karya ini diciptakan sebagai solusi digital terpadu yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan militer maupun instansi pemerintah.

Sistem inovatif ini merupakan buah karya kecerdasan dan dedikasi mahasiswa Poltekad, mengintegrasikan beberapa teknologi canggih untuk memberikan solusi komprehensif. Fitur utama yang ditawarkan meliputi pelacakan GPS real-time yang memungkinkan pemantauan pergerakan kendaraan secara akurat, memastikan pengelola selalu mengetahui lokasi terkini dan riwayat perjalanan setiap aset.

Dengan implementasi autentikasi pengguna menggunakan face recognition, sistem ini memastikan hanya personel yang berwenang yang dapat mengakses dan mengoperasikan kendaraan, secara signifikan mengurangi risiko penyalahgunaan.

Selain itu, pencatatan aktivitas kendaraan melalui pemindaian QR Code memudahkan proses dokumentasi setiap penggunaan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, menciptakan rekam jejak yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Benarkah Rekruitmen TNI AD di NTT Bermasalah? Ini Penjelasannya

  1. Inovasi Aplikasi Web Pemetaan Wilayah berbasis Digital untuk Kebutuhan Intelijen dan Teritorial.

Inovasi berbasis aplikasi ini dikembangkan sebagai bagian dari tugas akhir mahasiswa Poltekad, dengan orientasi mendukung kebutuhan fungsi intelijen dan pembinaan teritorial di Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil).

Aplikasi berbasis website ini dirancang untuk memetakan klasifikasi wilayah secara digital dengan parameter-parameter yang relevan dalam lingkup operasi militer dan pembinaan kewilayahan dengan antarmuka interaktif dan sistem berbasis Geographic Information System (GIS).

Menurut penjelasan dari mahasiswa pengembang, aplikasi ini dibuat untuk menjawab kebutuhan Satkowil terhadap sistem informasi wilayah yang akurat, mudah diakses, dan adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan.

Baca Juga: TNI AL dan Amerika Kerahkan Ratusan Prajurit dalam Latma Carat 2025, Digelar Sepekan

Seluruh proses pengembangan dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa dengan bimbingan dari dosen dan praktisi militer yang berpengalaman di bidang teknologi informasi dan intelijen.

Aplikasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Poltekad mendorong mahasiswa untuk berinovasi, tidak hanya dalam tataran akademik, tetapi juga dalam bentuk kontribusi nyata terhadap kebutuhan organisasi TNI AD. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.