HANKAM

Wakasau Tegaskan Fokus Utama TNI AU: Modernisasi Alutsista hingga Penguatan Ketahanan Pangan

Wakasau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.
Wakasau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi saat memimpin apel luar biasa yang digelar di Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi kembali menegaskan sejumlah fokus utama TNI Angkatan Udara (TNI AU), yang menjadi arahan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, saat memimpin apel luar biasa di Lapangan Apel Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (23/6).

Adapun sejumlah fokus tersebut meliputi modernisasi alutsista dan kesiapan personel; validasi struktur organisasi; dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG); serta penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi aset TNI AU.

Baca Juga: Latma Carat 2025: TNI AL Kerahkan Tiga KRI, AS Bawa Kapal Destroyer USS Curtis Wilbur

Selain itu, Tedi juga menyoroti pentingnya kedisiplinan seluruh personel TNI AU dan menegaskan agar mereka menjauhi praktik judi online serta perilaku tidak humanis yang dapat mencoreng nama institusi. “Seluruh jajaran diharapkan dapat menjaga marwah TNI Angkatan Udara, menghindari sikap arogan, serta bijak dalam menghadapi era digital,” ungkap Wakasau dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau).

Apel luar biasa.
Apel luar biasa yang dipimpin oleh Marsdya TNI Tedi Rizalihadi di Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Apel luar biasa kali ini menjadi momentum perdana bagi Marsdya TNI Tedi Rizalihadi seusai ia resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Udara. Marsdya TNI Tedi menggantikan pejabat lama, yaitu Marsdya TNI Andyawan Martono yang saat ini menempati posisi baru sebagai Staf Khusus KSAU karena dalam rangka dipersiapkan menduduki jabatan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohahudnas).

Baca Juga: Catatan Prestasi Dankoopssus TNI Baru Brigjen TNI Yudha Airlangga

Proses sertijab Wakasau dipimpin langsung oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (20/6) dengan merujuk pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 tanggal 27 Mei 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Marsdya TNI Tedi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memimpin apel perdananya sebagai Wakasau. “Saya mohon dukungan dari seluruh personel, mulai dari pejabat utama hingga tenaga honorer. Mari kita berikan yang terbaik untuk TNI Angkatan Udara,” tegas Tedi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.