HANKAM

Prajurit Taifib dan Marinir AS Latih Kemampuan Free Fall di Wind Tunnel

prajurit
Para prajurit Marinir Indonesia dan AS latihan simulasi free fall di wind tunnel, Jakarta, Kamis (2/5). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir dan Ekspedisi I Pasukan Korps Marinir AS, Pasifik melaksanakan latihan wind tunnel untuk mengasah kemampuan terjun bebas atau free fall, Jakarta, Kamis (2/5).

Latihan tersebut termasuk dalam rangkaian Reconnaissance Battalion (Reconex) 2024 yang dipimpin oleh Asisten Operasi (Asops) Danpasmar 1 Kolonel (Mar) Dwi Ariyanto Wibowo dan Pabandya Opslat Pasmar 1 Letkol (Mar) Gigih Catur Pramono.

Komandan Yontaifib (Danyontaifib) 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho, mengatakan latihan wind tunnel bertujuan memperdalam kemampuan peterjun pada saat melayang di udara agar dapat menjaga posisi melayang serta dapat mengatasi dinamika pelayangan di udara.

Baca Juga: Tambah Kekuatan Fighter TNI AU, Tiga Penerbang Muda Sukses Terbang Solo dengan Pesawat F-16

"Semakin bagus pelayangan saat penerjunan, maka diharapkan proses opening parachute akan sempurna sehingga peterjun dapat melaksanakan tugas dengan baik," ungkap Laili, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (3/5).

prajurit
(Foto: Dok. Pasmar 1)

Ia melanjutkan dalam latihan wind tunnel, para prajurit marinir kedua negara itu bakal dibina untuk mempertajam kemampuan infiltrasi lintas udara, yaitu dengan mempelajari proses pelayangan dengan baik.

"Sehingga dapat memperlancar proses penerjunan dalam menyelesaikan tugas pokok. Laksanakan latihan dengan semangat dan maksimal sesuai standar latihan," pungkasnya.

Baca Juga: Bakti Sosial Koopsud I, Lanud SMH Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat Palembang

Adapun Reconex 2024 akan berlangsung dari 25 April-10 Mei di beberapa tempat, seperti di Banten, Jakarta, dan Sukabumi, Jawa Barat.

Pada latihan tersebut, prajurit Marinir Indonesia dan AS akan menempuh sejumlah materi latihan meliputi menembak combat marksmanship, sniper range, tactical combat casual care, joint combined exchange training, close quarter battle, dan ground recon patrol supported.

Kemudian, materi mission planning and brief procedure hingga military free fall jump dan terakhir akan dilanjutkan dengan latihan full mission profile. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.